hati ini trasa sunyi tanpa nafas cintamu,,
hidup ini sepi tanpa senyuman darimu
diri inisenyap tanpa jiwa kasih mu,,
ruang hatiku gelap tanpa arah tuk melangkah
cinta,,,
mengapa semua harus terjadi???
mengapa disaat terang dunia kalbuku kau berlalu
kau tinggalkan sepenggal dusta dalam rasa,,
cinta..
aku hanya mampu memeluk rasa
memeluk mimpi senja yng kelabu
meniti harapan fajar kelana,,
cinta..
kau buat aku tak yakin untuk melangkah
kau beri aku segenggam luka
mengapa cahaya pelangi menjadi api,,
selamat jalan cinta,,
selamat berbahagia di atas luka ku,,
biarkan kata merangkai hati serupa darah dibalik tirai….
inta bagaikan air laut yang mengisi sebagian isi bumi…
memberi banyak kehidupan..
membuat orang ingin tahu..
dan tiap orang pasti mengalami cinta..
cinta itu keikhlasan..
cinta itu kemauan..
cinta itu saling mengerti..
cinta itu indah jika kita bisa menempatkannya pada tempat terbaik dalam hati..
jadikan cinta itu indah dihatimu..
karena cinta bisa seindah yang kau mau
“kasih aku mencintaimu”
Dalam segala kurang dan lebihmu
Dalam pintaku pada-NYA terselip namamu yang selalu kurindu
i Lup U
Bintang yang terang
sinarmu sungguh indah
keindahanmu mengingatkan aku
pada seseorang…………
dimana aku sangat merindukannya
malam yang begitu sunyi……….
mengapa dia tak hadir untuk menemaniku
angin yang berhembs dengan kencang……….
Tuhan sampaikan salam ku padanya
bahwa aku sangat merindukannya
kuingin dia selalu mencintaiku
dimanapun dia melangkah
SETIAP KATAKU ADALAH KATA CINTA PADAMU
DIHATIKU HANYA ADA SATU NAMA YAITU KAMU
SETIAP LANGKAHKU HANYA UNTUKMU
AKU HIDUP UNTUK MENCINTAIMU
DAN AKU MATIPUN AKAN AKU KENANG DIRIMU
Kata-kata indah terrangkai,
Mengalir deras dalam benak,
Penuhi secarik kertas putih,
Hingga menjadi sebuah puisi, lantunan suara hati.
Walau Hanya Sebuah Puisi,
Berharap berharga bagi dirimu,
Walau Hanya Sebuah Puisi,
Ungkapan hati selalu menyayangi tulus bagi hidupmu.
Engkau hiasi benakku,
Dengan bayangan indah bersama dirimu.
Hati ini tak mampu berbohong,
Ingin hati bersamamu,
Hati ini terus bertahan,
Karena diriku mengharap semua belas kasih, hingga kau sadari.
Tak akan pernah menyerah,
Walau terus tersakiti.
Tak akan pernah berhenti,
Meski kau tak pahami.
Bisakah Kau Sadari ?
Semua rasa ini hanya untukmu.
Bisakah Kau Sadari ?
Kesetiaan yang akan kuberikan tulus untuk dirimu.
Sebelum cinta menemuiku,
Selama pintu hati masih terbuka,
Sebelum mata hati bisu,
Selama itu pula ku harus pahami cinta.
Entah apa yang terjadi dalam diriku,
Mengubah jalan pikiranku,
Mengubah jalan hidupku,
Mengubah sikap kasar dalam diriku,
Perubahan sangat berarti bagiku.
Percikan Cinta Dari Engkau,
Melengkapi segala kekurangan.
Percikan Cinta Dari Engkau,
Menghangatkan suasana hatiku.
Percikan Cinta Dari Engkau,
Memberi kasih yang berarti.
Percikan Cinta Dari Engkau,
Memberi sesuatu yang berharga.
Hingga kini ku bahagia,
Bersama dirimu .. Bersama harapanmu ...
Memahami paruh waktu meski terasa sunyi tanpamu disisi.
Pasti kita 'kan bertemu .. Bersatu dalam hidup bersama.
Bukan yang terdalam, tapi sulit tuk di lupakan........
aku hanya sebagian hati yang terkecil tuk disadari dengan kehampaan....
bukan rasa dendam yang aku miliki dengan rasa penuh pelarian...
terjerumus dalam keharuman.....
di saat matahari menyinari tubuhku, di saat embun pagi yang sedang kunikmati...
Dulu semua terjalin begitu indah..
Dari pengenalan menjadi pendekatan..
Dari percobaan menjadi keseriusan...
Awalnya tak mau memikirkan logika
Yang terpenting cinta telah bicara..
Tak peduli bagaimana akhirnya..
Waktupun merayap pasti..
Kebersamaan membuat kasih yang begitu dalam..
Sangat indah dan tak mungkin dilupakan...
Perbedaanpun di abaikan..
Pertentangan menjadi penghalang
Semua hancur..
Aku menangis dalam perihku..
Cinta terbesarku harus kukorbankan..
Entah demi siapa..??
Demi keluarga atau agama
Perbedaan yang tak bisa disatukan
Membuat aku dan dia terluka
sama-sama terluka..
Mengumpulkan puing-puing perjalanan cinta
Sesak dadaku mengenangnya..
Siapa yang bisa disalahkan..
Waktu yang telah mempertemukan
Ataukah aku yang tak mengindahkan logika
Aku mencintainya..
Tulus tanpa syarat apa-apa
Sedetikpun aku tak mampu bergeming
Cintaku begitu besar..
Cinta terbesar yang terjalin dalam sebuah perbedaan
Tuhan..aku cinta dia..
Haramkah kika aku mencintainya
Salahkah jika aku menyayangnya..
semuapun harus kulepaskan..
Termasuk dia..
Cintaku dan cintanya..
Tertulis hanya dalam sebuah cerita
Bukan pengukuhan dalam satu ikatan..
Berjalan sendiri
Tapi hati saling memiliki..
Kulepaskan dia...
Semoga cintaku selalu menjaganya..
Yang kuharap akan selalu dia jaga
Menyekam indah pada muaranya bahagia
Menjadi hamparan cerita nyata..
Bukan lagi maya…
Semuanya sirna…
Cintaku tidak dia jaga
Ranumnya harap menjadi sia-sia
Cinta yang kutitipkan dia gadai dengan dusta
Dengan apa lagi aku menebusnya ?
Baginya setiaku belum cukup
Menurutnya pengertianku masih kurang
Sejauh apa lagi cinta harus kutapaki
Setinggi apa lagi cinta harus aku daki
Sedalam apa lagi cinta harus aku selami
Sungguh..aku tak tahu lagi..
Separuh nafasku telah menjadi bagiannya
Mimpi terindahpun pernah kubangun dipersandingannya
Karena perjalanan yang kuarungi adalah dia
Di relung ini terpatri nama dia
Setiap mimpipun hanyalah sebagai cerita
Kini aku hanya berdiri pada luka
Rasa yang tlah ada
Sudah tercabik menjadi bulir kecewa
Dan aku tak tahu lagi kemana kumenitipkan cinta...
air mataku menetes melihat kepergianmu
semua yang kulakukan untuk membuatmu tetap disini
tak dapat menahan langkahmu tuk pergi
begitu cepat kau tinggalkanku
mengakhiri cerita cinta bersamamu
cinta yang begitu kubanggakan
selalu kujaga dan kupuja
kini harus melangkah pergi
untuk sebuah kesalahan yang tak ku inginkan
apa yang ku harapkan
takkan pernah terwujud
dia membenciku, menolakku dan menjauhiku
kini tak ada lagi cinta itu
semuanya tlah terbang bersama kepingan udara
dia takkan pernah tau
bagaimana aku mencintainya
diapun takkan pernah tau
bagaimana aku merindunya
semuanya hanya untuknya
walaupun perih tetap kujalani
demi tuk mendapat setetes rasa sayangnya
cinta...
mengapa harus aku yang terluka
kau tinggalkanku dan membawa kebencian di hatimu
takkan kudapatkan lagi cinta itu
harus kurelakan dirimu, walau ku tak mau..
Kujaga setiap pagi dengan kangen dan rindu,
Tidakkah ingin kau lihat sekali waktu...??
Rindu ini telah sampai di titik penghabisan,
Segalanya menjadi satu dalam sebuah rasa...
Ku ingin segera bertemu,agar tiada kangen yang menyiksa...
merenda hari merajut mimpi
mengapai bayangmu
yang semakin samar dan menjauh pergi
akankah harapan dan impian kanterbukti?
sedangkan
kasihmu…
cintamu…
kini mulai menepi
kasih….
ku tak sangup lalui hidup ini
tanpa kasih dan cintamu
yang telah terlanjur
melekat erat dalam hati
jangan lukai hati
yang sudah hancur ini
jagan pupuskan
impian dan harapan
yang teleh tertata rapi
jangan cintamu layu hanya karena waktu
jagan kasihmu memudar
hanya karena jarak yang terhampar
hilangkan keraguan dihati
yakinlah….
hatiku…
hidupku…
bahkan matiku hanya untukmu
Lelah aku terus berlari..
Mengejar sesuatu tak pasti..
Kemanakah engkau pergi..
Belum puas kah kau bersembunyi..
Berharap aku terus mencari..
Duniaku begitu indah bersamamu..
Hatiku teramat bahagia disisimu..
Anganku selalu melayang mengelilingimu..
Dan impianku tertuju padamu..
Namun kini aku letih mengharapmu..
Hanya mampu bersandar di bahumu..
Kupercayakan padamu..
Jangan tinggalkan aku..
Bosan aku menipu diriku..
Hancur hatiku berkata benci..
Tak mampu ku katakan padamu..
Tak ingin kau pergi..
ku tulis sebuah alunan nada,,
ku simpan rapat smua ocehan ku dalam belenggu..
ku raba apa yang tak nampak oleh mata,,
ku kepakkan sayap patahku tuk melayang bersamamu..
yakin ku bahwa kata tak mampu memberi bukti,,
tangisan pun tak dapat merebut hati..
hingga kini ku tak sanggup tuk pergi,,
menghilang dan bersembunyi..
malu aku untuk menyapa,,
ragu aku tuk berpaling muka..
hanya dirimu pujaan hatiku,,
yang kan slalu ada dalam hidupku..
Diam..
Dan dengarkan..
Daun berjatuhan..
Berguguran..
Rasakan..
Senja mulai hilang..
Terbenam dalam angan..
Mengenang semua kerinduan..
Katakan..
Ku mencintaimu kemudian..
Rinduku yang demikian..
Sanggupkah aku bertahan..
Siang..
Hingga malam menjelang..
Terbayang wajahmu perlahan..
Tak sanggup aku memandang..
Tersirat..
Sejenak teringat..
Menghantui fikir akalku..
Selembar kain putih..
Harapan kedamaian hidupku..
Kedatanganmu semakin gigih..
Mungkin ku jauh..
Tak sanggup dapatkan mu kembali..
Hati ku telah lumpuh..
Berharap kian kemari..
Ujung lisan bertutur..
Hidupku telah hancur..
Diam..
Dengar apa yang ku berikan..
Bukan hanya ucapan..
Namun perasaan dan pengorbanan..
Rindu itu selalu tumbuh menjalari seluruh tubuh,
bagai air yang selalu mengalir
hanya ia yang mengerti…
Lalu,
membawanya terbang bertemu awan
bersimpuh, menanti kening langit tak berkerut lagi,,
Lalu ia kehilangan cahaya surya,
berganti kelabu beku,
sampai kau menangis…
berteriak dan menghasilkan petir..
dan..
ia datang menghadiahkan mu.,
sebuah pelangi…
Oleh: Noor M.A
Sejak kupandang hamparan langit..
Kutatap matamu kian berhimpit..
Kutulis untaian kata dalam tatapan kosong hampa..
Alunan cinta antara kita..
Tiada kasih seindah mutiara..
Mengalir dalam pelita..
Kasih melambai tiada terukur..
Sayang penuh syukur..
Tersungkur..
Terperosok jiwa dalam genggam..
Masalalu yang kian kelam..
Hanyut oleh usiaku..